MSCI Tetap Mempertahankan Perusahaan dengan Cadangan Kripto dalam Indeksnya, Membuka Peluang Reli Pemulihan

MSCI Tetap Mempertahankan Perusahaan dengan Cadangan Kripto dalam Indeksnya, Membuka Peluang Reli Pemulihan

MSCI Tetap Memasukkan Perusahaan Treasury Aset Digital ke dalam Indeks Global

MSCI Inc., penyedia indeks global, memutuskan untuk tetap memasukkan perusahaan treasury aset digital ke dalam indeks saham globalnya. Keputusan ini diumumkan pada 6 Januari setelah MSCI melakukan konsultasi dengan para investor.

MSCI menyatakan tidak akan mengecualikan perusahaan-perusahaan tersebut dari MSCI Global Investable Market Indexes dalam peninjauan indeks Februari 2026. Keputusan ini membantu meredakan ketidakpastian di pasar saham maupun pasar yang berkaitan dengan kripto.

Sebagian investor menilai beberapa perusahaan treasury aset digital memiliki karakteristik mirip dengan dana investasi, yang biasanya tidak memenuhi syarat untuk masuk indeks saham. Namun, investor lain menilai perusahaan-perusahaan ini hanyalah satu bagian dari kelompok yang lebih luas, yakni entitas non-operasional yang berfokus pada investasi.

MSCI menegaskan masih diperlukan kajian lanjutan untuk membedakan perusahaan yang menyimpan aset kripto sebagai bagian dari aktivitas operasional bisnis dengan perusahaan yang tujuan utamanya adalah berinvestasi aset digital. Untuk sementara, perlakuan indeks terhadap perusahaan yang kepemilikan aset digitalnya mencapai 50 persen atau lebih dari total aset tetap tidak berubah.

Keputusan ini muncul setelah adanya usulan pada akhir 2025 untuk mengeluarkan perusahaan dengan kepemilikan kripto besar dari indeks, dengan alasan volatilitas harga kripto dapat meningkatkan risiko indeks. Jika usulan tersebut diterapkan, perusahaan seperti Strategy (MSTR) yang memiliki cadangan bitcoin besar berpotensi terdampak signifikan, termasuk risiko arus keluar dana pasif hingga USD 2,8 miliar.

Dengan mempertahankan kelayakan perusahaan-perusahaan tersebut dalam indeks, MSCI berhasil menghilangkan tekanan struktural di pasar dan memberikan kepastian bagi aliran dana berbasis indeks. Langkah ini berpotensi mendukung pemulihan harga saham perusahaan yang memiliki eksposur kripto. MSCI juga menegaskan akan terus memantau pengungkapan kepemilikan aset digital dan memperbarui daftar perusahaan jika diperlukan, seiring penyempurnaan kebijakan indeks ke depan.