Penjualan Tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan Dimulai Hari Ini — 25 Februari 2026

Penjualan Tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan Dimulai Hari Ini — 25 Februari 2026

PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi membuka penjualan tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan mulai 25 Februari 2026 pukul 00.00 WIB. Penjualan ini ditujukan untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026, bertepatan dengan puncak arus mudik Lebaran. Tiket dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI serta seluruh kanal penjualan resmi KAI lainnya.

Kebijakan ini merupakan bagian dari langkah strategis KAI dalam mengantisipasi lonjakan penumpang selama masa angkutan Lebaran 2026. Dengan menghadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan, KAI berupaya memperluas akses perjalanan bagi masyarakat sekaligus menjaga keseimbangan antara kapasitas angkut, kenyamanan, dan keterjangkauan tarif.

Manager Humas Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa pengoperasian sarana ini disiapkan secara khusus untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang meningkat signifikan saat mudik Lebaran.

“Kereta Ekonomi Kerakyatan dihadirkan untuk memperluas akses perjalanan Lebaran. Kapasitas bertambah, kenyamanan meningkat, dan tarif tetap terjangkau. Ini merupakan bagian dari strategi KAI dalam menjaga keseimbangan antara daya angkut dan kualitas perjalanan saat permintaan Lebaran melonjak,” ujar Franoto, Rabu (25/2/2026).

Rangkaian KA Tambahan Pasarsenen–Lempuyangan

Kereta Ekonomi Kerakyatan ini dirangkaikan pada KA Tambahan relasi Pasarsenen–Lempuyangan. Dalam satu rangkaian, KAI mengombinasikan lima kereta kelas eksekutif dan empat kereta ekonomi kerakyatan.

Total kapasitas yang disediakan mencapai 622 tempat duduk, terdiri dari 250 kursi kelas eksekutif dan 372 kursi ekonomi kerakyatan. Dengan kapasitas tersebut, KA Tambahan ini diharapkan mampu menyerap permintaan penumpang jarak jauh, khususnya rute Jakarta–Yogyakarta dan sebaliknya, yang selalu menjadi favorit saat mudik.

Adapun jadwal operasionalnya adalah sebagai berikut:

  • KA 7039 Tambahan Lempuyangan–Pasarsenen, berangkat pukul 06.00 WIB dan tiba 13.56 WIB

  • KA 7040 Tambahan Pasarsenen–Lempuyangan, berangkat pukul 15.25 WIB dan tiba 22.57 WIB

Hasil Modifikasi Sarana, Lebih Nyaman untuk Perjalanan Jauh

Sarana Kereta Ekonomi Kerakyatan merupakan hasil modifikasi dari kereta ekonomi AC package generasi sebelumnya. Proses pengerjaan dilakukan oleh insan Balai Yasa Manggarai, dengan fokus pada penyesuaian interior dan konfigurasi kursi agar lebih nyaman untuk perjalanan jarak jauh.

Setiap unit kereta kini memiliki 93 tempat duduk dengan formasi 3:2 yang lebih ergonomis dan lapang dibandingkan konfigurasi lama yang menampung hingga 106 kursi. Selain itu, kursi dilengkapi fitur reversible, sehingga arah duduk dapat disesuaikan dengan laju kereta api. Fitur ini menjadi nilai tambah karena meningkatkan kenyamanan penumpang, terutama pada perjalanan berdurasi lebih dari enam jam.

Tarif Menengah, Alternatif di Antara PSO dan Ekonomi Reguler

Dari sisi tarif, Kereta Ekonomi Kerakyatan diposisikan di atas kelas ekonomi bersubsidi (PSO) namun di bawah ekonomi reguler. Skema harga ini memberikan pilihan baru bagi masyarakat yang menginginkan tiket tetap terjangkau dengan fasilitas yang lebih baik dibandingkan ekonomi PSO.

Franoto menambahkan, optimalisasi sarana yang telah dimiliki KAI menjadi solusi cepat dan efektif untuk menambah kapasitas tanpa harus menunggu pengadaan armada baru.

“Lebaran menuntut kesiapan menyeluruh. Melalui inovasi pada sarana yang ada, kapasitas bertambah dan kualitas perjalanan meningkat. Pelanggan kini memiliki lebih banyak pilihan jadwal dan kelas sesuai kebutuhan,” tutupnya.

Dukung Kelancaran Mudik Lebaran 2026

Melalui pengoperasian Kereta Ekonomi Kerakyatan, KAI tidak hanya menambah kapasitas angkutan Lebaran 2026, tetapi juga memperkuat peran transportasi publik berbasis rel sebagai tulang punggung mobilitas nasional. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi kepadatan di moda transportasi lain, menjaga kelancaran arus mudik, serta memastikan perjalanan masyarakat tetap aman, nyaman, dan terjangkau selama periode Lebaran.