Raksasa Teknologi Ramai-Ramai Incar OpenAI dalam Putaran Pendanaan yang Bisa Tembus US$100 Miliar
Pemasok terbesar OpenAI berpotensi menjadi investor terbesarnya. Amazon, Microsoft, dan Nvidia dilaporkan sedang berdiskusi untuk berinvestasi di pengembang ChatGPT tersebut, seiring persiapan OpenAI menuju kemungkinan IPO pada kuartal IV tahun ini.
Menurut laporan Wall Street Journal, Amazon disebut tengah menjajaki investasi hingga US$50 miliar ke OpenAI. Jika terealisasi, langkah ini akan menjadikan Amazon sebagai salah satu investor terbesar OpenAI. Laporan lain dari The Information menyebutkan bahwa Microsoft dan Nvidia juga berpotensi ikut serta, dengan total investasi dari ketiga perusahaan tersebut mencapai hingga US$60 miliar.
Amazon menolak memberikan komentar, sementara Microsoft dan Nvidia belum memberikan tanggapan.
Pendanaan ini merupakan bagian dari upaya penggalangan dana besar yang nilainya bisa mencapai US$100 miliar. OpenAI membutuhkan dana tersebut untuk menutup biaya yang terus meningkat dalam melatih dan mengoperasikan model kecerdasan buatan, yang juga menjadi fondasi penting bagi ekosistem AI, Web3, dan kripto.
OpenAI diketahui berencana menggelontorkan dana hingga ratusan miliar dolar AS dalam jangka panjang untuk infrastruktur komputasi, termasuk pusat data dan chip khusus AI, yang sangat krusial bagi pengembangan teknologi blockchain, AI agent, dan aplikasi kripto generasi berikutnya.
Bagi Amazon, investasi ini akan memperdalam kerja sama dengan OpenAI, tidak hanya sebatas layanan cloud. Pada November lalu, OpenAI menyepakati pembelian layanan komputasi senilai US$38 miliar dari Amazon Web Services (AWS) untuk beberapa tahun ke depan. Di sisi lain, OpenAI tetap mempertahankan hubungan dengan Microsoft, yang disebut telah memiliki kepemilikan besar di perusahaan tersebut.
Meski demikian, Amazon juga tercatat menanamkan dana miliaran dolar AS ke pesaing OpenAI, yaitu Anthropic, termasuk investasi US$4 miliar pada 2024.
Langkah penggalangan dana ini dilakukan di tengah persiapan OpenAI untuk melantai di bursa saham. OpenAI dilaporkan mulai menyiapkan fondasi menuju IPO tahun ini. CEO OpenAI, Sam Altman, sebelumnya menyatakan bahwa perusahaan membutuhkan modal besar untuk mendukung ekspansi teknologi dan infrastruktur.
OpenAI juga dikabarkan telah membuka pembicaraan awal dengan sejumlah bank dan perusahaan modal ventura, termasuk SoftBank, serta memperkuat tim keuangannya.
IPO dinilai dapat membantu OpenAI menjawab kekhawatiran investor terkait pendanaan ambisi infrastrukturnya yang masif. Namun, analis memperingatkan bahwa tanpa perubahan signifikan pada kondisi keuangan, OpenAI berpotensi menghadapi tekanan likuiditas dan kehabisan dana pada 2027.
0 Comments