Solana Turun di Bawah Level Support Penting, Pasar Kripto Makin Melemah
Solana (SOL) Tertekan di Tengah Melemahnya Pasar Kripto
Harga Solana (SOL) terus mengalami penurunan seiring melemahnya pasar kripto secara keseluruhan. Banyak trader kini memilih bersikap lebih hati-hati (risk-off). Setelah mencatat penurunan selama beberapa minggu, SOL turun menembus level teknikal penting, memicu kekhawatiran bahwa harga masih berpotensi turun lebih dalam.
Berdasarkan data CoinMarketCap, Solana saat ini diperdagangkan di kisaran akhir US$70, setelah sebelumnya gagal mempertahankan momentum di atas US$95 pada awal tahun. Penurunan ini memperpanjang tren pelemahan selama enam minggu berturut-turut dan membawa SOL mendekati area support krusial yang akan menentukan arah pergerakan selanjutnya.
Pasar Derivatif Mengisyaratkan Risiko Penurunan Lanjutan
Data pasar futures Solana menunjukkan sentimen yang semakin bearish. Open interest futures SOL turun sekitar 2% menjadi US$5,09 miliar, meskipun volume perdagangan justru meningkat tajam. Kondisi ini biasanya menandakan adanya likuidasi posisi, bukan pembukaan posisi baru.
Selain itu, funding rate berubah menjadi negatif, dan rasio long-to-short turun di bawah 1. Artinya, lebih banyak trader yang memasang posisi short, dengan ekspektasi harga SOL akan terus melemah. Menariknya, trader besar cenderung mengambil posisi bearish, sementara trader ritel di bursa seperti Binance dan OKX masih mempertahankan posisi long dengan leverage. Analis memperingatkan ketimpangan ini dapat memicu volatilitas tinggi jika level support gagal bertahan.
Secara teknikal, harga SOL masih berada di bawah rata-rata pergerakan utama, sementara indikator momentum terus melemah. Indikator RSI mendekati area oversold, menandakan tekanan jual yang kuat, namun belum memberikan sinyal pembalikan arah yang jelas.
Data On-Chain Tunjukkan Kepercayaan Holder Melemah
Data on-chain memperkuat pandangan hati-hati. Berdasarkan Glassnode, hanya sekitar 20% alamat Solana yang berada dalam kondisi untung, level terendah sejak akhir 2023. Pada siklus sebelumnya, kondisi serupa sering muncul mendekati fase kapitulasi, yang menunjukkan potensi penurunan harga belum sepenuhnya selesai.
Selain itu, akumulasi oleh investor jangka panjang yang sebelumnya cukup kuat kini mulai melambat, terutama setelah harga SOL turun di bawah US$100. Hal ini mengindikasikan menurunnya keyakinan investor yang sebelumnya aktif menyerap tekanan jual saat harga terkoreksi.
Level Harga Penting yang Perlu Diperhatikan
Saat ini, area support terdekat berada di kisaran US$75 hingga US$67. Jika harga menembus area ini secara meyakinkan, SOL berpotensi melanjutkan penurunan menuju US$62 bahkan US$60. Di sisi lain, upaya pemulihan harga kemungkinan akan menghadapi resistance kuat di area US$82–US$83, yang juga bertepatan dengan garis tren bearish.
Secara keseluruhan, prospek Solana masih bergantung pada kemampuan pembeli untuk mempertahankan level terendah bulan Februari. Tanpa pemulihan yang kuat di atas area resistance utama, struktur pasar menunjukkan tren turun masih berlanjut, seiring ketidakpastian pasar kripto yang terus membebani sentimen investor.
0 Comments