Token NYC Anjlok Setelah Penarikan Likuiditas $2,5 Juta, Muncul Dugaan Rug Pull

Token NYC Anjlok Setelah Penarikan Likuiditas $2,5 Juta, Muncul Dugaan Rug Pull

Eric Adams Kena Kritik Usai Crash NYC Token

Mantan Wali Kota New York, Eric Adams, mendapat banyak kritik setelah cryptocurrency barunya, NYC Token, anjlok tak lama setelah diluncurkan pada Senin lalu. Nilai pasar token ini sempat mencapai $580 juta, tetapi cepat turun menjadi sekitar $133 juta.

Apa yang Terjadi
Dalam video promosi, Adams mengatakan, “Kami akan mengubah permainan. Ini akan melonjak gila-gilaan.” Namun, euforia itu tidak bertahan lama. Data blockchain menunjukkan adanya penjualan besar oleh seseorang yang terkait dengan tim NYC Token, yang membuat harganya jatuh tajam.

Analisis dari Bubblemaps mengungkap bahwa sebuah dompet terkait pengembang token menarik $2,5 juta saat harga puncak. Meski $1,5 juta dikembalikan, sekitar $900.000 masih hilang. Hal ini membuat banyak pengguna media sosial (X, sebelumnya Twitter) menuduh Adams melakukan “rug pull,” istilah crypto untuk aksi developer yang menarik dana secara tidak adil.

Adams, yang dikenal mendukung cryptocurrency, mengatakan sebagian dana NYC Token akan digunakan untuk yayasan melawan antisemitisme dan anti-Amerikanisme, serta membantu mengajarkan anak-anak tentang teknologi blockchain.

Detail NYC Token

  • Total pasokan: 1 miliar token
  • Tim menerima 10% keuntungan (identitas anggota tim tidak diungkapkan)

Respons Tim NYC Token
Tim NYC Token menjelaskan penarikan dana sebagai rebalancing likuiditas karena tingginya permintaan saat peluncuran. Mereka menegaskan, “Kami serius untuk jangka panjang!”

Proyek ini terkait dengan C18 Digital, perusahaan yang didirikan di Delaware pada 30 Desember 2025. Berbeda dari peluncuran crypto biasa yang menggunakan campuran stablecoin dan token untuk likuiditas, NYC Token menggunakan pool tunggal berisi token mereka sendiri. Saat pengguna membeli token menggunakan USDC, penarikan besar $2,5 juta terjadi, yang menurut beberapa analis adalah cara penjualan yang lebih halus.

Setelah kontroversi, tim NYC Token mengumumkan penambahan dana ke pool likuiditas untuk menstabilkan token.