Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi Segmen Gending-Paiton Dibuka Gratis 14 Hari
Jalan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) segmen Gending-Simpang Susun (SS) Kraksaan-SS Paiton resmi dibuka untuk masyarakat mulai Rabu (30/9/2026) pukul 10.00 WIB.
Ruas tol sepanjang 23,515 kilometer tersebut dapat digunakan masyarakat secara gratis selama 14 hari. Pengoperasian dilakukan setelah ruas tol dinyatakan memenuhi persyaratan melalui Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO).
Direktur Utama PT Jasamarga Group, Rivan Achmad Purwantono, mengatakan masa gratis tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal jalur tol baru sebelum tarif resmi diberlakukan.
“Masa sosialisasi selama 14 hari diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mencoba langsung ruas Tol Prosiwangi, khususnya akses Gending, SS Kraksaan dan SS Paiton,” kata Rivan, dikutip Antara, Kamis (1/10/2026).
Tol Prosiwangi Gending-Paiton Punya Dua Gerbang Tol
Ruas Gending-SS Kraksaan-SS Paiton terdiri atas dua bagian, yakni Seksi 1 Gending-SS Kraksaan dan Seksi 2 SS Kraksaan-SS Paiton.
Di sepanjang ruas tersebut terdapat dua gerbang tol, yaitu Gerbang Tol Kraksaan dan Gerbang Tol Paiton.
Selama masa sosialisasi, pengguna jalan tidak dikenakan tarif. Masa tersebut digunakan untuk memperkenalkan berbagai fasilitas dan sistem perjalanan kepada masyarakat, termasuk akses, jalur, serta mekanisme transaksi di jalan tol.
Meski masih gratis, pengendara tetap diwajibkan melakukan tapping kartu uang elektronik ketika melewati gerbang tol.
Tarif Tol Masih Menunggu Keputusan Pemerintah
Masyarakat belum perlu membayar tarif untuk menggunakan ruas Gending-SS Kraksaan-SS Paiton selama periode sosialisasi.
Rivan mengatakan, pemberlakuan tarif tol secara resmi masih menunggu keputusan pemerintah.
“Untuk pemberlakuan tarif, pihaknya masih menunggu penetapan dari Kementerian Pekerjaan Umum,” ujarnya.
Pembukaan ruas tersebut sekaligus menjadi bagian dari sosialisasi akses baru Tol Prosiwangi kepada masyarakat.
Rivan juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat yang telah mendukung proses pembangunan hingga pengoperasian jalan tol tersebut.
Pembangunan Tol Prosiwangi Berlanjut ke Besuki
Pembangunan Tol Prosiwangi menuju Besuki masih terus dilanjutkan. Seksi 3 saat ini telah memasuki tahap uji laik fungsi dengan progres konstruksi mencapai 100 persen.
Jasa Marga berharap izin pengoperasian Seksi 3 dapat diperoleh pada November atau Desember 2026, atau bahkan lebih cepat.
Jika telah tersambung hingga Besuki, total panjang ruas tol yang dapat digunakan masyarakat diperkirakan mencapai sekitar 49,5 kilometer.
Saat ini, persiapan fasilitas pendukung juga terus dilakukan, termasuk rest area yang untuk sementara masih bersifat fungsional.
Tol Diharapkan Dorong Ekonomi Probolinggo
Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto mengatakan pengoperasian ruas Gending-SS Kraksaan-SS Paiton merupakan momentum yang telah lama dinantikan masyarakat.
Ia mengapresiasi pemerintah pusat, Kementerian Pekerjaan Umum, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan jalan tol tersebut.
Menurut Ugas, kehadiran Tol Prosiwangi diharapkan tidak hanya meningkatkan konektivitas antarwilayah, tetapi juga memberikan dampak terhadap perekonomian daerah.
“Insya Allah keberadaannya akan memberikan dampak besar terhadap percepatan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan sektor wisata di Kabupaten Probolinggo,” katanya.
Dengan dibukanya ruas Tol Gending-Kraksaan-Paiton, masyarakat kini memiliki akses baru untuk mendukung perjalanan dan konektivitas di wilayah Probolinggo. Selama 14 hari pertama, pengguna dapat mencoba ruas tersebut tanpa dikenakan tarif, meski tetap harus melakukan tapping kartu uang elektronik di gerbang tol.
0 Comments