XRP Terancam Turun ke US$1 Usai Likuidasi Tembus US$9,57 Juta, Support US$1,15 Jadi Penentu

XRP Terancam Turun ke US$1 Usai Likuidasi Tembus US$9,57 Juta, Support US$1,15 Jadi Penentu

Harga XRP menghadapi tekanan jual yang cukup kuat setelah data menunjukkan likuidasi posisi trader mencapai US$9,57 juta dalam 24 jam terakhir. Sebagian besar kerugian berasal dari posisi long atau taruhan bahwa harga XRP akan naik.

Berdasarkan data Coinglass, dari total likuidasi tersebut, sekitar US$9,27 juta berasal dari posisi long. Sementara itu, likuidasi posisi short atau taruhan terhadap penurunan harga tercatat hanya US$299.997.

Besarnya likuidasi posisi long menunjukkan bahwa banyak trader mengalami kerugian ketika harga XRP bergerak berlawanan dengan ekspektasi mereka.

Likuidasi XRP Meningkat di Tengah Volatilitas Pasar Kripto

Tekanan terhadap XRP juga terlihat dalam pergerakan likuidasi pada periode sebelumnya. Dalam data periode 24 jam lainnya, likuidasi XRP tercatat sebesar US$853.930, terdiri dari US$681.200 posisi long dan US$172.780 posisi short.

Sementara itu, pada Jumat, total likuidasi XRP bahkan mencapai US$16,7 juta. Dari jumlah tersebut, sekitar US$16 juta berasal dari posisi long.

Gelombang likuidasi besar ini terjadi setelah pasar kripto mengalami penurunan tajam. Kondisi tersebut dipicu oleh pembalikan arah harga Bitcoin secara tiba-tiba pada 5 November, yang kemudian memberikan tekanan terhadap sejumlah altcoin, termasuk XRP.

Peristiwa ini memperlihatkan tingginya risiko perdagangan aset kripto dengan leverage, terutama ketika harga bergerak tajam dalam waktu singkat.

Harga XRP Turun ke US$1,16, Volume Perdagangan Melemah

Saat ini, XRP diperdagangkan di sekitar US$1,16 atau melemah 1,81% dalam 24 jam terakhir.

Kapitalisasi pasar XRP juga turun 1,75% menjadi sekitar US$72,7 miliar. Penurunan tersebut menunjukkan bahwa aset kripto ini masih menghadapi tekanan di tengah kondisi pasar yang belum stabil.

Di sisi lain, open interest XRP justru meningkat 1,4% menjadi US$1,37 miliar.

Kenaikan open interest menunjukkan bertambahnya kontrak derivatif yang masih terbuka. Namun, kondisi ini tidak selalu mencerminkan meningkatnya minat beli karena bisa terjadi akibat penambahan posisi leverage, baik dari trader yang mengambil posisi long maupun short.

Aktivitas perdagangan XRP juga mengalami penurunan. Volume perdagangan tercatat merosot 44,7%, yang mengindikasikan berkurangnya aktivitas pasar dan belum kuatnya dorongan untuk pemulihan harga.

Selain itu, ETF XRP tidak mencatatkan arus dana bersih pada Jumat. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa aktivitas investasi institusional melalui produk ETF masih relatif terbatas pada periode tersebut.

Support XRP di US$1,15 Menjadi Level Penting

Dari sisi teknikal, XRP sedang mendekati area yang berpotensi menjadi titik terendah lokal atau local bottom. Namun, grafik mingguan masih memperlihatkan kecenderungan tren turun.

Level US$1,15 kini menjadi area support penting yang perlu diperhatikan oleh pelaku pasar.

Jika harga XRP mampu bertahan di atas level tersebut, peluang konsolidasi masih terbuka. Namun, apabila support US$1,15 ditembus, harga berpotensi mengalami penurunan lebih lanjut menuju US$1.

Sementara itu, resistance terdekat berada di US$1,20.

Apabila XRP berhasil menembus dan mempertahankan harga di atas level tersebut, kondisi ini dapat menjadi sinyal awal perubahan tren dan membuka peluang penguatan dalam jangka pendek.

Prospek XRP Masih Dibayangi Tekanan Pasar

Tingginya likuidasi posisi long, penurunan volume perdagangan, serta melemahnya harga menunjukkan bahwa XRP masih berada dalam kondisi pasar yang rentan terhadap volatilitas.

Trader perlu memperhatikan pergerakan Bitcoin, aktivitas pasar derivatif, serta kemampuan XRP mempertahankan support US$1,15.

Untuk sementara, level US$1,15 dan US$1,20 menjadi dua area teknikal penting yang dapat menentukan arah pergerakan XRP berikutnya.

Jika tekanan jual berlanjut dan support utama gagal dipertahankan, risiko penurunan menuju US$1 semakin terbuka. Sebaliknya, penembusan resistance US$1,20 dapat memberikan peluang bagi XRP untuk memulai pemulihan jangka pendek.