Chainlink Bertahan di Atas US$9, Mampukah LINK Melanjutkan Rally 14%?

Chainlink Bertahan di Atas US$9, Mampukah LINK Melanjutkan Rally 14%?

Harga Chainlink (LINK) menunjukkan pemulihan yang semakin kuat. Kenaikan ini didukung oleh pembeli yang terus mempertahankan level harga yang lebih tinggi sebelum LINK berhasil keluar dari kisaran perdagangan awal Agustus.

Harga LINK awalnya naik dari sekitar $8,20, kemudian menembus resistance di area $8,90 dengan volume perdagangan yang meningkat tajam.

Breakout tersebut membuat kenaikan LINK dalam sepekan mencapai 14,7%. Harga LINK bahkan sempat menembus $9,60 sebelum aksi ambil untung mendorongnya turun ke sekitar $9,43.

Meski mengalami koreksi, LINK masih diperdagangkan di atas resistance sebelumnya di $8,90. Kondisi ini menunjukkan bahwa struktur bullish masih tetap terjaga.

Momentum LINK Masih Bullish

RSI LINK kini berada di level 64,45. Angka tersebut menunjukkan momentum mulai sedikit mendingin, tetapi bias bullish masih tetap kuat.

Di sisi lain, Open Interest (OI) meningkat hingga mendekati $690 juta. Kenaikan OI menunjukkan bahwa penggunaan leverage di pasar futures turut memperkuat kenaikan harga LINK, selain adanya permintaan dari pasar spot.

Funding rate yang masih positif secara moderat juga menunjukkan bahwa posisi trader belum terlalu padat. Namun, jika penggunaan leverage terus meningkat, pergerakan LINK bisa menjadi lebih tidak stabil.

Jika LINK kembali menembus $9,60, momentum kenaikan berpotensi kembali menguat. Sebaliknya, jika harga turun di bawah area $8,90–$9,00, struktur breakout akan melemah dan risiko koreksi yang lebih dalam meningkat.

Whale Pindahkan LINK Senilai $9,23 Juta ke Coinbase

Struktur harga LINK yang semakin kuat kini menghadapi potensi tekanan jual setelah seorang whale memindahkan 984.550 LINK senilai sekitar $9,23 juta ke Coinbase.

Transfer tersebut dilakukan setelah whale tersebut mengakumulasi sekitar 2,41 juta LINK dari Binance dalam sebulan terakhir.

Dengan LINK diperdagangkan di sekitar $9,40 setelah mencatat kenaikan 14,7% dalam sepekan, transfer ke Coinbase berpotensi menambah tekanan jual.

Namun, transfer token ke exchange tidak selalu berarti aset tersebut langsung dijual.

Whale tersebut masih memegang sekitar 1,43 juta LINK dengan nilai sekitar $13,43 juta. Artinya, masih terdapat potensi pasokan LINK dalam jumlah besar yang dapat masuk ke pasar.

Jika transfer LINK ke exchange terus meningkat, tekanan jual terhadap LINK dapat bertambah. Sebaliknya, jika jumlah kepemilikan whale tetap stabil, risiko tekanan jual dalam jangka pendek masih relatif terbatas.

Pertemuan Gedung Putih Jadi Katalis

Perhatian terhadap Chainlink juga meningkat menjelang pertemuan di Gedung Putih yang dijadwalkan pada Rabu, 19 Agustus.

Pertemuan tersebut berlangsung hanya beberapa hari setelah LINK mencatat rally. Meski demikian, belum ada bukti bahwa pertemuan Gedung Putih menjadi penyebab langsung kenaikan harga LINK.

Dengan Open Interest berada di sekitar $690 juta, aktivitas di pasar futures meningkat lebih cepat dibandingkan pasar spot. Kondisi ini menunjukkan bahwa trader semakin aktif mengambil posisi di pasar derivatif.

Funding rate yang relatif netral menunjukkan bahwa posisi trader belum terlalu padat. Kondisi tersebut dapat mengurangi risiko terjadinya aksi likuidasi besar-besaran dalam waktu dekat.

Chainlink juga akan hadir bersama Coinbase, Ripple, dan sejumlah perusahaan kripto lainnya dalam pembahasan mengenai kebijakan industri aset digital.

Jika pertemuan tersebut menghasilkan perkembangan positif, sentimen investor terhadap LINK berpotensi semakin kuat. Namun, jika tidak ada hasil yang signifikan, posisi berbasis leverage dapat berkurang dengan cepat dan perhatian pasar kembali tertuju pada permintaan spot.

Dengan demikian, kemampuan LINK untuk bertahan di atas $8,90 dan kembali menembus $9,60 akan menjadi level penting untuk menentukan apakah rally dapat berlanjut.