Dogecoin ETF Catat Arus Keluar US$540.000, Harga DOGE Turun 14% pada Oktober 2026
Dogecoin (DOGE) menghadapi tekanan jual pada Oktober 2026 setelah produk spot Dogecoin ETF mencatat arus keluar dana sekitar US$540.000 dalam dua hari. Harga DOGE juga turun sekitar 14% dalam sepekan, sementara indikator teknikal menunjukkan momentum pasar masih melemah.
Aktivitas investasi pada produk exchange-traded fund (ETF) Dogecoin menunjukkan perubahan sentimen investor. Setelah mencatat arus dana masuk selama tiga pekan berturut-turut, spot DOGE ETF justru tidak mencatat inflow pada awal Oktober sebelum mengalami penarikan dana pada 12 dan 13 Oktober.
Berdasarkan data SoSoValue yang dikutip dalam laporan tersebut, sekitar US$400.000 keluar dari produk DOGE ETF pada 12 Oktober. Sehari kemudian, arus keluar kembali terjadi sebesar US$138.570.
Dengan demikian, total dana yang keluar mencapai sekitar US$538.570 atau mendekati US$540.000 dalam dua hari.
Nilai aset bersih DOGE ETF yang sebelumnya berada di sekitar US$17 juta pada awal Oktober juga turun menjadi US$14,44 juta.
Harga Dogecoin Turun 14% dalam Sepekan
Tekanan terhadap ETF Dogecoin terjadi bersamaan dengan pelemahan harga DOGE di pasar kripto.
Pada pekan pertama Oktober, Dogecoin sempat bertahan di sekitar US$0,095. Namun, harga mulai turun pada 7 Oktober dan melanjutkan pelemahannya hingga mencapai sekitar US$0,0824 saat laporan tersebut disusun.
Pergerakan tersebut mencerminkan penurunan sekitar 14% dalam sepekan.
Dogecoin sempat mencoba pulih pada 12 Oktober dengan naik ke sekitar US$0,088. Namun, pemulihan tersebut tidak bertahan lama. Harga kembali terkoreksi hingga menyentuh US$0,080 pada 13 Oktober.
Pergerakan ini menunjukkan bahwa tekanan jual masih cukup kuat untuk membatasi upaya pemulihan harga DOGE.
Indikator Teknikal Dogecoin Masih Menunjukkan Tekanan
Sejumlah indikator teknikal turut memperlihatkan kondisi pasar yang melemah.
Relative Strength Index (RSI) DOGE berada di bawah garis sinyalnya. Kondisi ini menunjukkan bahwa momentum harga masih cenderung negatif.
Sementara itu, Chaikin Money Flow (CMF) tercatat di angka -0,30 setelah sebelumnya turun mendekati -0,90. Nilai CMF yang negatif mengindikasikan tekanan aliran modal keluar relatif lebih dominan daripada aliran modal masuk dalam periode pengukuran.
Meski demikian, indikator teknikal tidak dapat memastikan arah harga selanjutnya. Pergerakan DOGE tetap bergantung pada perubahan permintaan, kondisi pasar kripto secara keseluruhan, dan sentimen investor.
Open Interest DOGE Turun, tetapi Funding Rate Tetap Positif
Data pasar futures menunjukkan gambaran yang sedikit berbeda dari pergerakan harga spot Dogecoin.
Open Interest DOGE meningkat hingga sekitar US$652 juta pada 12 Oktober. Namun, nilainya turun menjadi US$598 juta pada hari berikutnya sebelum kembali naik tipis ke sekitar US$609 juta.
Penurunan Open Interest menunjukkan bahwa nilai posisi kontrak futures yang masih terbuka mengalami penyusutan. Kondisi ini dapat mencerminkan berkurangnya aktivitas atau penutupan posisi oleh trader, meskipun tidak secara langsung memastikan bahwa seluruh posisi yang ditutup merupakan posisi bullish.
Di sisi lain, funding rate masih berada di wilayah positif sebesar 0,0088%. Artinya, trader yang memegang posisi long masih membayar trader dengan posisi short sesuai mekanisme pendanaan kontrak perpetual tersebut.
Kondisi ini mengindikasikan bahwa sebagian eksposur bullish masih bertahan meskipun harga Dogecoin mengalami penurunan. Namun, funding rate positif juga tidak menjamin harga akan segera pulih.
Level US$0,080 Menjadi Area Penting bagi Dogecoin
Level US$0,080 menjadi area yang perlu diperhatikan dalam pergerakan harga Dogecoin berikutnya.
Jika harga menembus level tersebut ke bawah, tekanan jual berpotensi meningkat dan memperbesar risiko kerugian bagi trader yang mengambil posisi long. Risiko tersebut dapat semakin besar apabila Open Interest kembali turun, terutama jika penurunan itu disertai likuidasi posisi atau melemahnya permintaan.
Sebaliknya, apabila DOGE mampu bertahan di atas US$0,080 dan kembali menunjukkan momentum kenaikan, peluang pemulihan dapat terbuka. Namun, konfirmasi tetap diperlukan melalui pergerakan harga, volume perdagangan, dan perubahan posisi di pasar derivatif.
Secara keseluruhan, arus keluar DOGE ETF, penurunan harga, dan melemahnya Open Interest menunjukkan bahwa Dogecoin sedang menghadapi tekanan pasar pada Oktober 2026. Level US$0,080 menjadi salah satu area kunci yang perlu dipantau untuk melihat apakah tekanan jual berlanjut atau mulai mereda.
0 Comments