Gaji Manajer Koperasi Merah Putih Tetap Dibayar Rp 6,8 Juta hingga Rp 9,3 Juta per Bulan
Kementerian Koperasi memastikan gaji manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tetap dibayarkan meskipun unit koperasi tempat mereka bertugas belum beroperasi secara penuh. Pemerintah telah menyiapkan anggaran untuk memenuhi hak gaji para manajer selama periode Oktober hingga Desember 2026.
Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kementerian Koperasi, Destry Anna Sari, menjelaskan bahwa para manajer tetap menjalankan tugas selama tahap persiapan operasional koperasi.
Menurut Destry, pekerjaan mereka tidak hanya menjaga atau menunggu gerai dibuka, tetapi juga mencakup perencanaan dan pengembangan bisnis koperasi.
Gaji Manajer Koperasi Merah Putih Rp 6,8 Juta hingga Rp 9,3 Juta
Destry menyebutkan bahwa gaji manajer KDKMP berkisar Rp 6,8 juta hingga Rp 9,3 juta per bulan. Besaran gaji disesuaikan dengan upah minimum kabupaten/kota (UMK) dan ditambah tunjangan umum.
“Gajinya kisaran antara Rp 6,8 juta sampai Rp 9,3 juta sesuai UMK (upah minimum kabupaten/kota) dan ditambah tunjangan umum,” kata Destry, dikutip dari Antara, Jumat (16/10/2026).
Ia menjelaskan, pemerintah telah mengalokasikan anggaran khusus untuk pembayaran gaji manajer selama triwulan IV 2026, yakni Oktober, November, dan Desember.
Dengan demikian, manajer yang koperasinya belum beroperasi secara penuh tetap memiliki tanggung jawab pekerjaan dan berhak menerima gaji sesuai ketentuan yang berlaku.
Tugas Manajer Koperasi Tidak Hanya Menjaga Gerai
Selama masa persiapan, para manajer KDKMP menjalankan sejumlah pekerjaan untuk memastikan kegiatan usaha koperasi dapat berjalan dengan baik.
Beberapa tugas tersebut meliputi pemetaan kebutuhan bisnis ritel, konsolidasi produk unggulan koperasi, serta penyiapan sarana operasional.
Persiapan ini menjadi bagian penting dalam membangun kegiatan usaha koperasi agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mengembangkan potensi ekonomi lokal.
Pemerintah juga menegaskan bahwa manajer memiliki tanggung jawab dalam merancang strategi bisnis dan mendorong pertumbuhan koperasi, bukan sekadar menunggu gerai beroperasi.
Kinerja Manajer KDKMP Akan Dievaluasi
Pemerintah akan menilai kinerja manajer KDKMP berdasarkan sejumlah indikator kinerja utama atau key performance indicators (KPI).
Indikator tersebut mencakup pencapaian target penjualan dan transaksi, penambahan jumlah anggota baru, serta efektivitas konsolidasi produk koperasi.
Penilaian ini bertujuan untuk mengukur kontribusi manajer dalam mengembangkan usaha dan meningkatkan aktivitas ekonomi koperasi.
Dengan adanya indikator kinerja tersebut, para manajer diharapkan tidak hanya menyelesaikan persiapan operasional, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan bisnis koperasi secara berkelanjutan.
Sebanyak 26.911 Manajer KDKMP Telah Menandatangani Kontrak
Kementerian Koperasi mencatat sebanyak 26.911 manajer KDKMP telah resmi menandatangani kontrak kerja.
Jumlah tersebut merupakan bagian dari 28.624 peserta yang dinyatakan lolos seluruh tahapan seleksi, mulai dari proses rekrutmen hingga sertifikasi. Para manajer tersebut kemudian ditempatkan di berbagai daerah di Indonesia.
Sementara itu, jumlah KDKMP yang telah aktif beroperasi mencapai 10.070 titik. Seluruh lokasi tersebut berada dalam pemantauan pemerintah pusat.
KDKMP yang dikategorikan telah beroperasi mengacu pada unit koperasi yang bangunannya dibangun pemerintah melalui penugasan kepada PT Agrinas Pangan Nusantara.
Bangunan tersebut memiliki nilai anggaran sekitar Rp 3 miliar dan dilengkapi fasilitas operasional serta dikelola oleh manajer yang telah ditunjuk.
Pemerintah Dorong Koperasi Merah Putih Segera Beroperasi Optimal
Pembayaran gaji selama masa persiapan menunjukkan bahwa pemerintah tetap menempatkan manajer sebagai bagian penting dalam pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Namun, keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik dan penempatan tenaga kerja. Aktivitas transaksi, pertumbuhan anggota, ketersediaan produk, serta kemampuan koperasi menghasilkan pendapatan juga menjadi faktor penting.
Karena itu, evaluasi kinerja manajer dan pemantauan operasional diharapkan dapat membantu memastikan KDKMP berkembang menjadi unit usaha yang produktif dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat
0 Comments