Prediksi Harga Zcash: ZEC Tembus $1.000, Berpotensi Naik ke $1.400
Zcash (ZEC) kembali mencuri perhatian pasar kripto setelah harganya menembus level psikologis US$1.000. Kenaikan ini terjadi di tengah meningkatnya minat investor terhadap aset kripto yang menawarkan privasi serta pasokan terbatas.
Harga Zcash naik sekitar 20% pada Jumat (4/9/2026) dan berada di kisaran US$1.001 saat artikel ini ditulis. Dalam beberapa pekan terakhir, ZEC mencatat reli yang sangat kuat dan menjadi salah satu aset kripto dengan kinerja terbaik di pasar.
Kenaikan harga Zcash juga terjadi tidak lama setelah Grayscale meluncurkan ETF ZEC. Produk investasi tersebut dilaporkan telah mengumpulkan aset bersih lebih dari US$400 juta.
Zcash Mulai Dipandang sebagai Aset dengan Pasokan Terbatas
Grayscale menilai Zcash memasuki fase baru dalam pergerakan harganya. Salah satu faktor yang menjadi perhatian adalah semakin banyak investor yang melihat ZEC sebagai aset dengan karakteristik hard money.
Zcash memiliki batas pasokan maksimum sebanyak 21 juta koin, sama seperti Bitcoin. Kondisi tersebut membuat kelangkaan menjadi salah satu narasi yang mendukung minat terhadap ZEC.
Selain faktor pasokan, perhatian terhadap aset kripto berbasis privasi juga kembali meningkat. Zcash dikenal memiliki fitur yang memungkinkan transaksi dilakukan dengan tingkat privasi yang lebih tinggi dibandingkan sejumlah aset kripto lainnya.
Sejak 4 Agustus 2026, harga ZEC telah melonjak sekitar 94%. Dalam periode September 2025 hingga September 2026, kenaikannya bahkan mencapai sekitar 2.300%.
Lonjakan tersebut membuat kapitalisasi pasar Zcash mencapai sekitar US$16,8 miliar. ZEC pun berhasil menyalip Dogecoin (DOGE) dan masuk ke posisi 10 besar aset kripto berdasarkan kapitalisasi pasar.
ETF Grayscale Jadi Katalis Harga ZEC
Salah satu katalis yang ikut menjadi perhatian investor adalah peluncuran ETF Zcash oleh Grayscale.
Data Grayscale menunjukkan produk tersebut telah mengumpulkan aset bersih sekitar US$414 juta. Kehadiran produk investasi berbasis ZEC berpotensi membuka akses yang lebih luas bagi investor terhadap aset kripto tersebut.
Analis Grayscale, Zach Pandl, sebelumnya juga memperkirakan harga Zcash bisa mencapai US$8.100 jika ZEC mampu mengambil sekitar 10% pangsa pasar Bitcoin.
Sebagai perbandingan, pada harga sekitar US$1.000, kapitalisasi pasar Zcash masih hanya sekitar 0,1% dari kapitalisasi pasar Bitcoin yang berada di kisaran US$1,62 triliun.
Meski demikian, target tersebut merupakan skenario proyeksi dan bukan jaminan bahwa harga ZEC akan mencapai level tersebut.
Open Interest Zcash Naik, Posisi Short Banyak Terlikuidasi
Selain kenaikan harga, aktivitas perdagangan derivatif Zcash juga meningkat tajam.
Data CoinGlass menunjukkan open interest (OI) ZEC naik sekitar 42% menjadi US$2,33 miliar. Angka tersebut menjadi rekor baru meskipun pasar sedang mengalami tekanan terhadap posisi short.
Dalam periode 3-4 September, posisi short Zcash senilai lebih dari US$34 juta dilaporkan mengalami likuidasi.
Salah satu trader yang terkena dampaknya adalah analis Garrett Jin. Posisi ZEC miliknya senilai sekitar US$33,11 juta dilaporkan mengalami kerugian sekitar US$18,5 juta.
Menariknya, likuidasi posisi short tersebut belum membuat seluruh trader beralih menjadi bullish.
Data rasio long/short di Binance dan OKX masing-masing berada di sekitar 0,60 dan 0,37. Angka di bawah 1 menunjukkan jumlah akun short masih lebih banyak dibandingkan akun long.
Kondisi ini menunjukkan bahwa pasar ZEC masih menghadapi pertarungan antara pembeli dan penjual.
Prediksi Harga Zcash: ZEC Berpotensi Menuju US$1.400
Dari sisi teknikal, prospek harga Zcash saat ini masih menunjukkan kecenderungan bullish.
Pada grafik mingguan, ZEC berhasil menembus area resistance sekitar US$699 yang sebelumnya membentuk pola cup and handle. Penembusan resistance tersebut menjadi sinyal penting karena menunjukkan perubahan momentum dari bearish menuju bullish.
Jika harga Zcash mampu bertahan di atas US$1.000 dan mengubah level tersebut menjadi support, peluang kenaikan berikutnya terbuka menuju US$1.400.
Level US$1.400 menjadi salah satu target teknikal yang perlu diperhatikan karena bertepatan dengan area Fibonacci 61,8%.
Namun, pola cup and handle juga memberikan potensi target yang lebih tinggi. Berdasarkan kedalaman pola tersebut, ZEC secara teoritis berpeluang bergerak menuju US$2.500 apabila berhasil mempertahankan penutupan di atas resistance US$699.
RSI Tinggi, Risiko Koreksi Tetap Ada
Meski momentum masih kuat, investor tetap perlu memperhatikan risiko koreksi.
Indikator Relative Strength Index (RSI) ZEC berada di sekitar 73. Kondisi tersebut menunjukkan tekanan beli masih dominan, tetapi RSI juga sudah mendekati area overbought.
Artinya, harga Zcash masih memiliki momentum kenaikan, tetapi peluang terjadinya aksi ambil untung juga semakin besar.
Sementara itu, indikator Chaikin Money Flow (CMF) terus membentuk level yang lebih tinggi. Kondisi ini menunjukkan tekanan beli masih lebih kuat dibandingkan tekanan jual dan dapat mendukung kenaikan harga ZEC dalam jangka pendek.
Dengan demikian, prediksi harga Zcash saat ini masih cenderung bullish selama ZEC mampu mempertahankan level US$1.000 sebagai support. Jika berhasil melanjutkan kenaikan, area US$1.400 menjadi target berikutnya yang patut diperhatikan.
Namun, tingginya RSI dan meningkatnya aktivitas leverage membuat volatilitas ZEC berpotensi tetap tinggi. Investor perlu mewaspadai koreksi apabila tekanan jual mulai meningkat.
0 Comments