Xaman Wallet Peringatkan Holder XRP soal Modus Phishing Baru melalui Transaksi Escrow

Xaman Wallet Peringatkan Holder XRP soal Modus Phishing Baru melalui Transaksi Escrow

Pengguna Xaman Wallet di jaringan XRP Ledger (XRPL) menjadi target modus phishing baru melalui transaksi escrow yang dikirim tanpa persetujuan pengguna. Xaman Wallet dan sejumlah tokoh komunitas XRP pun mengingatkan pengguna agar waspada terhadap transaksi yang tidak dikenal.

Modus penipuan ini terungkap setelah konsultan Web3 bernama Stone menerima laporan dari pengguna lain. Setelah memeriksa wallet miliknya, Stone juga menemukan dua transaksi escrow yang tidak pernah ia lakukan, yakni transaksi untuk membuat dan membatalkan escrow.

Cara Kerja Modus Phishing

Stone kemudian meminta penjelasan melalui layanan dukungan resmi Xaman. Menurut Xaman, pelaku scam mulai mengirim transaksi escrow secara acak ke berbagai alamat wallet.

Transaksi tersebut dibuat agar terlihat seolah-olah pengguna menerima aset kripto dalam jumlah besar. Beberapa di antaranya menampilkan token dengan nama seperti USDT0 atau aset palsu lainnya yang sebenarnya tidak didukung oleh XRP Ledger.

Tujuan pelaku adalah menarik perhatian pemilik wallet. Mereka kemudian menyisipkan tautan di detail transaksi atau memo.

Tautan tersebut biasanya mengarah ke situs web palsu yang mengklaim dapat membantu pengguna mengklaim atau mencairkan aset yang berada dalam escrow.

Jika pengguna mengikuti instruksi di situs tersebut dan menandatangani transaksi berbahaya, scammer berpotensi mendapatkan akses untuk memindahkan atau mengendalikan aset di dalam wallet.

Menerima Transaksi Tidak Berarti Dana Dicuri

Xaman menegaskan bahwa menerima transaksi escrow yang tidak diminta tidak berarti wallet pengguna telah diretas atau dana mereka langsung dalam bahaya.

Agar modus ini berhasil, pengguna harus secara aktif menyetujui atau menandatangani transaksi berbahaya.

Selama pengguna tidak mengotorisasi transaksi mencurigakan, aset kripto mereka tetap aman.

Karena itu, pengguna disarankan untuk tidak menghubungkan wallet ke situs yang tidak dikenal dan tidak menyetujui permintaan transaksi dari pihak yang mencurigakan.

Mengapa Transaksi Tidak Bisa Diblokir?

XRP Ledger merupakan blockchain yang terbuka dan terdesentralisasi. Siapa pun dapat mengirim transaksi ke alamat XRP tanpa perlu mendapatkan persetujuan dari penerima.

Artinya, pengguna tidak dapat mencegah pihak lain mengirim transaksi ke alamat wallet mereka. Transaksi yang sudah tercatat di blockchain juga tidak dapat dihapus begitu saja.

Xaman mengibaratkan kondisi ini seperti menerima surat yang tidak diinginkan. Pemilik alamat tidak dapat menentukan siapa yang mengirimkan sesuatu ke alamat tersebut.

Biaya transaksi dari aktivitas tersebut juga ditanggung oleh pengirim, bukan penerima.

Imbauan Keamanan dari Xaman

Xaman telah memasukkan akun yang diduga digunakan oleh scammer ke dalam database blacklist dan terus memantau aktivitas tersebut.

Xaman mengimbau pengguna XRP untuk:

  • Mengabaikan transaksi escrow yang tidak dikenal.
  • Jangan mengklik tautan mencurigakan pada detail transaksi atau memo.
  • Jangan menghubungkan wallet ke situs web yang tidak terpercaya.
  • Jangan menandatangani atau menyetujui transaksi yang tidak dipahami.
  • Hubungi layanan dukungan resmi Xaman jika menemukan aktivitas wallet yang mencurigakan.

Kasus ini menjadi pengingat bagi pengguna XRP untuk selalu berhati-hati terhadap aktivitas on-chain yang tidak dikenal.

Menerima transaksi mencurigakan tidak secara otomatis membuat dana pengguna dicuri. Namun, menyetujui transaksi berbahaya dapat memberikan kesempatan kepada scammer untuk mengakses atau memindahkan aset kripto.

Xaman kembali menekankan pentingnya tidak berinteraksi dengan aset atau transaksi yang tidak dikenal dan menggunakan kanal dukungan resmi sebelum mengambil tindakan.