XRP Bertahan di $1,52 Meski Tekanan Jual Tinggi, Ada Akumulasi Pembeli?

XRP Bertahan di $1,52 Meski Tekanan Jual Tinggi, Ada Akumulasi Pembeli?

XRP masih bertahan di sekitar level US$1,52 meski tekanan jual di pasar kripto terus meningkat. Data dari sejumlah bursa terpusat atau centralized exchange (CEX) menunjukkan aktivitas penjualan yang cukup besar di pasar spot maupun perpetual.

Analis kripto Xaif Crypto menyoroti kondisi tersebut setelah membagikan data CryptoQuant pada 28 September. Menurutnya, tingginya tekanan jual belum membuat harga XRP mengalami penurunan yang sebanding.

CVD XRP Menunjukkan Tekanan Jual Tinggi

Data yang dibagikan Xaif Crypto menunjukkan perpetual Cumulative Volume Delta (CVD) Binance berada di sekitar minus US$1,2 miliar.

Sementara itu, spot CVD di seluruh centralized exchange tercatat sekitar minus US$2,7 miliar. Data tersebut menunjukkan dominasi aktivitas jual agresif selama periode pengamatan.

Cumulative Volume Delta atau CVD merupakan indikator yang mengukur selisih antara transaksi beli dan jual agresif di pasar.

Ketika CVD berada di wilayah negatif, artinya tekanan dari penjual lebih dominan dibandingkan pembeli pada market order.

Selain itu, open interest XRP di Binance tercatat sekitar US$276,5 juta. Angka ini menunjukkan masih terdapat aktivitas yang cukup besar dari pelaku pasar derivatif.

Harga XRP Tetap Bertahan di Sekitar US$1,52

Meski tekanan jual berlangsung selama beberapa pekan, harga XRP disebut masih bertahan di sekitar US$1,52.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena secara teori, tekanan jual yang besar dapat mendorong harga aset turun. Namun, dalam kasus XRP, penurunan harga sejauh ini relatif terbatas dibandingkan besarnya aktivitas jual yang tercatat.

Xaif Crypto menilai kondisi tersebut dapat mengindikasikan adanya pihak yang menyerap pasokan XRP yang masuk ke pasar.

Dengan kata lain, terdapat kemungkinan permintaan beli yang cukup besar untuk menyeimbangkan tekanan jual. Namun, hal tersebut belum dapat dianggap sebagai kepastian bahwa harga XRP akan segera naik.

Trader XRP Berbeda Pandangan

Situasi tersebut juga memicu diskusi di kalangan trader XRP.

Altcoin Insider menilai bahwa jika kelebihan pasokan XRP berhasil terserap, kondisi tersebut dapat membuka ruang bagi harga untuk mencatat level yang lebih tinggi.

Sementara itu, Lana XRP & Crypto mengambil pendekatan yang lebih hati-hati. Ia mengakui adanya tekanan jual yang berlangsung cukup lama, tetapi menilai penyerapan pasokan tidak secara otomatis berarti XRP akan langsung memasuki tren bullish.

Perbedaan pandangan tersebut menunjukkan bahwa pelaku pasar masih melihat perkembangan tekanan jual dan kemampuan pembeli mempertahankan level harga saat ini.

Level US$1,52 Jadi Perhatian Pasar

Untuk saat ini, level US$1,52 menjadi salah satu area yang diperhatikan trader XRP di tengah tekanan jual yang masih berlangsung.

Jika permintaan mampu menyerap pasokan secara konsisten, tekanan jual yang tinggi belum tentu langsung menghasilkan penurunan harga yang besar. Sebaliknya, apabila permintaan melemah, tekanan jual yang sebelumnya tertahan dapat kembali memberikan tekanan terhadap harga.

Karena itu, trader masih memantau sejumlah indikator, termasuk CVD, open interest, volume perdagangan, serta pergerakan harga XRP untuk melihat arah pasar selanjutnya.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa tingginya aktivitas jual tidak selalu berarti harga akan langsung jatuh. Namun, apakah penyerapan pasokan tersebut benar-benar menjadi awal dari kenaikan XRP masih membutuhkan konfirmasi dari pergerakan harga dan data pasar berikutnya.