XRP Ledger BatchV1_1 Belum Aktif, Voting Validator Baru 68,57%
XRP Ledger BatchV1_1 semakin dekat untuk mendapatkan persetujuan validator. Namun, berdasarkan data voting pada 8 September, amendment tersebut masih belum mencapai batas dukungan yang diperlukan untuk memulai proses aktivasi selama dua minggu.
Data XRPScan menunjukkan 24 dari 35 validator dalam default Unique Node List (UNL) telah memberikan dukungan untuk BatchV1_1. Angka tersebut setara dengan 68,57%, masih di bawah ambang batas lebih dari 80%.
Dengan jumlah validator saat ini, BatchV1_1 membutuhkan sedikitnya 29 suara dukungan untuk melewati batas 80%.
Aktivasi XRP Ledger BatchV1_1 Belum Dimulai
Amendment di XRP Ledger baru dapat memasuki proses aktivasi setelah memperoleh dukungan lebih dari 80% validator tepercaya selama 14 hari berturut-turut.
Artinya, voting yang mencapai 80% bukan berarti BatchV1_1 langsung aktif. Setelah ambang tersebut tercapai, hitungan mundur selama dua minggu baru dimulai.
Jika dukungan turun di bawah 80% selama periode tersebut, hitungan waktu akan kembali dari awal.
Karena itu, belum ada tanggal aktivasi resmi untuk BatchV1_1. Aktivasi pada September masih mungkin terjadi secara matematis, tetapi sangat bergantung pada tambahan suara validator dan dukungan yang tetap berada di atas ambang batas selama dua minggu penuh.
BatchV1_1 Bisa Gabungkan hingga 8 Transaksi
Salah satu perubahan utama yang dibawa BatchV1_1 adalah kemampuan untuk menggabungkan hingga delapan transaksi dalam satu operasi.
Menurut dokumentasi resmi XRPL, transaksi tersebut dikemas dalam satu transaksi utama yang mengatur urutan, biaya, dan proses otorisasi.
Batch transaction juga menyediakan empat mode eksekusi, yaitu:
- All or nothing, seluruh transaksi harus berhasil.
- Only one, menjalankan transaksi pertama yang berhasil.
- Until failure, menjalankan transaksi sampai salah satu transaksi gagal.
- Independent, mencoba menjalankan seluruh transaksi tanpa bergantung pada hasil transaksi lainnya.
Fitur ini berpotensi digunakan untuk berbagai aktivitas di jaringan XRP Ledger, termasuk pertukaran token secara atomik, proses minting NFT yang dilanjutkan dengan pembuatan offer, pembayaran biaya platform, serta transaksi yang melibatkan beberapa akun.
Untuk batch yang melibatkan banyak akun, setiap akun yang berpartisipasi harus memberikan otorisasi terhadap keseluruhan kumpulan transaksi.
BatchV1_1 Menggantikan Versi Batch Sebelumnya
BatchV1_1 merupakan versi perbaikan setelah versi Batch sebelumnya ditemukan memiliki masalah keamanan.
Pada Februari, pengembang menonaktifkan amendment Batch versi awal setelah peneliti menemukan kelemahan pada mekanisme pemeriksaan penandatangan transaksi.
Kerentanan tersebut berpotensi memungkinkan pihak tertentu melewati pemeriksaan terhadap beberapa peserta dan mengirimkan transaksi tanpa otorisasi yang semestinya.
XRPL Labs menyatakan amendment yang bermasalah tersebut belum pernah aktif di mainnet sehingga dana pengguna tidak berada dalam risiko akibat kerentanan tersebut.
Versi yang telah diperbaiki kemudian diperkenalkan melalui XRPL versi 3.3.0 pada 6 Agustus. Perbaikan tersebut mencakup penguatan proses otorisasi dan perubahan pada mekanisme pemeriksaan setiap penandatangan.
Validator Masih Menjadi Penentu Aktivasi
Peluncuran software yang mendukung BatchV1_1 tidak otomatis membuat fitur tersebut aktif di jaringan XRP Ledger. Persetujuan validator tetap menjadi syarat utama.
Node operator perlu menjalankan software yang mendukung amendment sebelum memberikan suara. Operator Clio juga disarankan memperbarui perangkat lunaknya agar infrastruktur API siap menangani format transaksi dan ledger baru jika amendment nantinya aktif.
Untuk saat ini, perhatian utama berada pada pencapaian dukungan lebih dari 80% validator.
Jika ambang tersebut tercapai, barulah periode aktivasi selama 14 hari dimulai. Selama periode itu, dukungan harus tetap berada di atas 80%.
Dengan kondisi voting pada 8 September, aktivasi XRP Ledger BatchV1_1 pada akhir September masih mungkin, tetapi belum terjadwal dan belum dapat dipastikan.
Perubahan jumlah validator yang berpartisipasi juga dapat memengaruhi jumlah suara yang dibutuhkan untuk melewati ambang batas.
Sementara itu, belum ada pergerakan harga XRP yang dapat dikaitkan secara langsung dengan proses voting BatchV1_1. Amendment ini berfokus pada peningkatan kemampuan transaksi XRP Ledger, bukan perubahan terhadap suplai atau penerbitan XRP.
0 Comments